Dalamupaya untuk menemukan gambaran biaya hidup Yogyakarta yang lebih rinci, kali ini Hipwee mewawancarai sejumlah mahasiswa aktif dari 10 kampus yang berbeda di Yogyakarta, yakni UGM, UNY, Sanata Dharma, MMTC, ISI, UIN, UMY, Janabadra, YKPN, dan UPN (maaf kalau kampusmu tidak masuk, mungkin kurang populer, haha). Secara jenis kelamin dan angkatan bervariasi, mulai dari angkatan 2010 hingga 2018. UangKuliah Murah Tapi Kampus Berkualitas. UKT (Uang Kuliah Tunggal) di UNDIKSHA terjangkau untuk seluruh elemen masyarakat. Mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 4,5 juta disesuaikan keadaan ekonomi setiap mahasiswanya. Jika UKT ini masih dirasa mahal, UNDIKSHA juga menyediakan berbagai beasiswa untuk para mahasiswa tak mampu secara ekonomi. DiIndonesia sendiri terdapat beberapa kota yang menawarkan berbagai pilihan biaya hidup, mulai dari yang paling mahal hingga paling murah. BACA JUGA: Mengenal Kampus Para Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi. Berdasarkan Survei Biaya Hidup 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Bekasi merupakan kota dengan biaya hidup paling tinggi. Yuksimak bersama 5 negara dengan biaya hidup mahal bagi mahasiswa: 1. Swiss. Siapa yang tidak kenal dengan kota Zurich di Switzerland. Kota yang terkenal dengan pemandangannya ini merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termahal di Eropa. Biaya akomodasi per bulan diperkirakan sebesar 500-850 CHF atau sekitar Rp 7 juta hingga Rp 11,8 juta WPhcg. Pulau Bali adalah salah satu tujuan wisata yang paling terkenal di kalangan wisatawan nusantara dan internasional. Selain memiliki berbagai tempat wisata alam, budaya, sejarah, Bali juga merupakan rumah bagi hotel, resort, dan restoran pinggir pantai favorit para turis. Hal ini membuat banyak orang berpikir bahwa tinggal di Bali itu sangat nyaman karena bisa bekerja sekaligus berlibur. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang merantau ke Bali untuk bekerja sekaligus menetap. Tidak hanya itu, banyak mahasiswa yang merantau juga karena Bali merupakan rumah bagi beberapa kampus ternama di Indonesia seperti Universitas Udayana, STP Bali Nusa Dua, dan Bali International Flight Academy BIFA. Namun, banyak yang berpikir bahwa biaya hidup di Bali itu mahal karena merupakan kawasan wisata. Nah, sebenarnya berapa sih biaya hidup di Bali per bulan tahun 2022? Yuk, kita simak dulu rinciannya. 1. Tempat Tinggal Tentu saja, hal paling utama yang harus kalian pikirkan ketika akan merantau ke Bali adalah tempat tinggal. Biaya untuk akomodasi di Bali sangat bervariasi tergantung lokasi, jenis, luas, dan fasilitas yang disediakan. Biaya tempat tinggal akan lebih murah di daerah seperti Denpasar dan Singaraja daripada di kawasan wisata seperti Kuta, Sanur, Seminyak, dan Canggu, bahkan hingga setengah harga lho. Sebagai contoh, villa dengan kolam renang dan fasilitas lengkap di daerah Sanur mencapai Rp. per bulan, sementara di Denpasar hanya sebesar Rp. lho! Sementara itu, di daerah Desa Batubulan, Ubud, Kabupaten Gianyar, harga sewa kost dengan fasilitas lengkap, termasuk kamar mandi dalam berkisar dari Rp. hingga per bulan. Pilihan untuk akomodasi di Bali untuk para perantau adalah kost, villa, atau rumah kontrakan. Sekadar informasi, di Bali tidak ada gedung apartemen yang tinggi seperti di kota-kota besar lainnya, jadi pilihannya cukup terbatas. Untuk sewa kamar tanpa perabotan alias kosong, setidaknya diperlukan minimal sebesar Rp. per bulan. Sementara itu, akomodasi paling mahal bisa mencapai Rp. per bulan dengan fasilitas seperti apartemen di daerah wisata. Rata-rata, harga sewa kost di daerah Denpasar dengan fasilitas lengkap, termasuk kamar mandi dalam dan wifi, berkisar dari Rp. hingga per bulan. Untuk kost elit dengan kolam renang, bisa mencapai Rp. sebulan! Buat para perantau yang ingin menetap dalam waktu lama, membawa keluarga, atau tinggal bersama teman-teman, sewa rumah bisa menjadi pilihan yang tepat karena tempatnya lebih luas dan harganya bisa dibagi rata. 2. Tagihan Utilitas Dengan memiliki atau menyewa sebuah tempat tinggal, tentunya tagihan utilitas menjadi pengeluaran lain yang tidak bisa dihindari setiap bulan. Jumlahnya tergantung dari pemakaian dan fasilitas yang ada di tempat tinggal kalian. Biaya listrik akan meningkat jika kalian memiliki banyak peralatan elektronik, terutama kolam renang. Kabarnya, jika kalian menyewa villa dengan kolam renang, biaya listrik bisa mencapai Rp. per bulan lho! Beberapa kost sudah memasukkan tagihan utilitas ke dalam biaya sewa per bulan, jadi kalian tidak perlu membayar terpisah. Namun, bagi kalian yang sewa rumah kontrakan, biaya utilitas dan kebersihan harus dibayar secara terpisah setiap bulan. 3. Makan dan Minum Kebutuhan pokok lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Biaya untuk makan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung gaya hidup. Tentunya, pilihan termurah adalah dengan memasak sendiri. Untuk makan di luar, minimal kalian akan menghabiskan sebanyak Rp. per hari di tempat-tempat makan yang standar. Sementara itu, jika kalian masak sendiri, pengeluaran bisa hanya Rp. per hari lho! 4. Biaya Transportasi Untuk menunjang mobilitas dalam kegiatan sehari-hari sebagai seorang anak rantau, tentunya kalian akan memerlukan transportasi. Ada dua pilihan, yaitu menggunakan transportasi umum atau pribadi. Sekadar informasi, pilihan untuk transportasi umum di Bali tidak begitu banyak, hanya ada kendaraan online, atau taksi konvensional. Bus dan angkutan kota hanya lewat di daerah Denpasar saja. Beberapa tempat wisata bahkan melarang ojek online masuk lho! Oleh karena itu, jika kalian pekerja atau mahasiswa dengan tingkat mobilitas yang tinggi, sangat disarankan untuk memiliki kendaraan pribadi, minimal motor. Tidak harus memiliki, sewa juga bisa kok! Untuk sewa motor sekelas Vario matic dan Scoopy, kisaran harganya adalah Rp. hingga selama satu bulan, belum termasuk bensin. Sementara itu, harga sewa motor seperti Nmax bisa mencapai Rp. hingga 5. Komunikasi Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di kampung halaman, tentunya kalian juga perlu biaya untuk paket data buat ponsel. Biaya untuk hal ini juga tergantung dari provider, kisarannya sekitar Rp. hingga per bulan. Namun, biaya paket data juga bisa ditekan dengan cara memanfaatkan penggunaan wifi di berbagai tempat umum, bahkan di kost. Jika kalian ingin langganan wifi buat di rumah, biayanya berkisar dari Rp. hingga per bulan. 6. Keperluan Kuliah Bagi para mahasiswa aktif, kalian perlu membayar uang semesteran untuk kuliah. Biaya untuk pendidikan setiap orang juga berbeda-beda, tergantung universitas, program studi, dan jumlah SKS yang diambil. Di luar biaya kuliah, kalian juga memerlukan uang untuk keperluan sehari-hari yang berhubungan dengan kampus seperti fotokopi dan print. Setidaknya, kalian perlu menyisihkan sebesar Rp. hingga per bulan. Buat biaya buku, setiap orang akan berbeda-beda dan sebenarnya bisa ditekan dengan membeli buku bekas atau meminjam dari perpustakaan. 7. Belanja Bulanan Sebagai seorang anak rantau, kalian juga perlu belanja berbagai kebutuhan pokok seperti bahan-bahan masak, persediaan camilan dan makanan instan, serta aneka perlengkapan kebersihan. Budget untuk setiap orang bisa berbeda-beda, begitupun dengan sistem belanja. Untuk persediaan makan selama seminggu, setidaknya kalian memerlukan Rp. hingga jika belanja di pasar tradisional. Sementara itu, jika kalian ingin belanja di supermarket, kabarnya pengeluaran bisa mencapai Rp. per bulan! 8. Hiburan dan Rekreasi Untuk melepas penat dari kegiatan sehari-hari sebagai seorang anak rantau, sebagian besar dari kalian pasti membutuhkan hiburan dan rekreasi. Biaya untuk hal ini juga berbeda-beda, tergantung dari gaya hidup setiap orang. Bali memiliki banyak tempat wisata yang bisa dieksplor saat waktu luang kalian, terutama di daerah Tabanan, Badung, Gianyar, dan beberapa tempat di Bali Selatan. Buat traveling, setidaknya kalian memerlukan Rp. per bulan. Selain traveling, Bali juga memiliki mall dan café atau restoran untuk nongkrong saat akhir pekan. Nah, tentunya tempat-tempat yang terletak di daerah wisata akan lebih mahal ya! Jika kalian ingin nongkrong versi murah, setidaknya diperlukan sebesar Rp. hingga per bulan! 9. Biaya Tak Terduga Sebagai upaya antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan seperti sakit, kalian perlu tabungan darurat. Tidak ada angka yang mutlak untuk ini, namun setidaknya sisihkan sebagian dari gaji atau uang saku bulanan kalian ya. gambar by 10. Total dan Kesimpulan Jadi, jumlah minimal uang yang diperlukan untuk biaya hidup di Bali adalah Rp. per bulan. Buat kalian yang sering dengar cerita dari kaskus atau media sosial lain bahwa biaya hidup di Bali sangat mahal, sekarang sudah tau rinciannya ya! Nah, apabila dibandingkan Jakarta vs Bali, apakah ini murah? Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes! Catatan Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki. Bagi Anda pemilik Bisnis dan ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya. Bekerja dari Bali atau “Work from Bali” terdengar menyenangkan. Terlebih banyak orang merasa jenuh karena terlalu lama bekerja dari rumah. Namun apakah Anda tahu berapa kisaran biaya hidup di Bali sebenarnya? Mulai dari tempat tinggal, transportasi, konsumsi, dan biaya lainnya. Saat liburan tentu saja Anda akan mengeluarkan kocek yang lebih besar untuk menikmati pesona alam Bali. Namun apabila Anda ingin tinggal lebih lama di Bali, tentunya Anda harus mengkalkulasikan biaya hidup di Bali supaya tidak kebakaran jenggot. Mau punya hunian sekaligus investasi dengan harga di bawah Rp 700 jutaan di kawasan Bali? Cek aneka pilihan huniannya di sini! Apabila Anda berencana untuk tinggal di Bali sendiri tentunya biaya hidup di Bali akan lebih murah. Namun apabila Anda berencana untuk mengajak keluarga Anda, pastinya Anda harus mengkalkulasikan biaya supaya lebih efisien. Berikut ulasan kalkulasi biaya hidup di Bali yang bisa Anda jadikan referensi nantinya apabila Anda ingin tinggal di Bali sementara waktu atau mungkin pindah ke Bali. Mulai dari tempat tinggal, konsumsi, transportasi, belanja bulanan, hingga biaya entertainment. Biaya Hidup di Bali Tempat Tinggal Anda harus mempersiapkan dana biaya tempat tinggal baik itu sewa maupun membeli properti di Bali. Saat Anda akan memutuskan untuk ke Bali, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah tempat tinggal. Anda harus mempersiapkan dana biaya tempat tinggal baik itu sewa maupun membeli properti di Bali. Hal ini tergantung berapa lama Anda tinggal di Bali dan berapa banyak orang yang akan ikut. Memilih hunian tentu tidaklah mudah, mencari hunian yang pas apalagi untuk jangka panjang. Berdasarkan listing di harga jual perumahan di Bali berkisar mulai dari Rp 300 juta-an. Anda bisa menemukan rumah dengan harga Rp 325 juta dengan 2 kamar tidur dan luas 65 m2. Lagi cari rumah untuk dihuni atau untuk investasi? Simak 100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia Apabila Anda menginginkan rumah yang lebih besar Anda harus merogoh kocek lebih. Dengan bujet Rp 4 miliar Anda bisa mendapatkan rumah dengan luas 250 m2 dengan 4 kamar tidur dan 4 kamar mandi. Rumah ini juga sudah dilengkapi dengan kolam renang. Sedangkan untuk harga sewa hunian di Bali, Anda bisa mempersiapkan dana berkisar antara Rp 50 juta – 70 juta per tahunnya. Dengan biaya tersebut Anda sudah bisa menyewa hunian vila di kawasan Sanur dengan 2 kamar tidur dan fasilitas lengkap. Biaya Hidup di Bali Biaya Utilitas dan Konsumsi Harga per porsi makanan yang paling murah di Bali mulai dari kisaran Rp – Rp per porsi. Selain biaya tempat tinggal, Anda juga harus mengkalkulasi biaya utilitas dan konsumsi. Biaya utilitas tersebut meliputi biaya listrik per bulan, biaya air, dan biaya telepon. Untuk biaya air di Bali, sejak 1 Juni 2019 lalu PDAM Kota Denpasar melakukan penyesuaian tarif. Rata-rata biaya pemakaian air di Bali sebesar 10 – 20 kubik per bulan dengan tarif Rp per kubiknya dan untuk pemakaian lebih dari 20 kubik dikenakan tarif sebesar Rp per kubik. Jadi rata-rata kocek yang Anda keluarkan per bulannya untuk biaya air sebesar Rp untuk lebih dari 20 kubik. Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah. Sedangkan untuk biaya listrik, tarif listrik non subsidi dengan daya VA – VA dikenakan tarif sebesar Rp Biaya yang dikeluarkan per bulannya tentu tergantung pada pemakaian listrik Anda tiap bulannya. Sedangkan biaya telepon, Anda bisa menggunakan paket ponsel agar biayanya tidak membengkak. Apalagi saat ini para provider telekomunikasi memberikan paket murah meriah yang berlimpah. Mulai dari paket nelpon hingga internet. Selanjutnya biaya konsumsi yang tak kalah pentingnya. Harga per porsi makanan yang paling murah di Bali mulai dari kisaran Rp – Rp per porsi. Namun bila Anda ingin lebih hemat tentunya bisa membeli bahan-bahan makanan di supermarket supaya lebih murah. Biaya Hidup di Bali Biaya Transportasi dan Belanja Bulanan Transportasi yang sering digunakan di Bali adalah motor, sepeda, atau vespa. Biaya hidup di Bali termasuk ke dalam kategori sedang ke mahal, semuanya tergantung gaya hidup Anda. Hal yang perlu Anda ketahui apabila memutuskan untuk tinggal di Bali adalah tidak adanya transportasi publik. Sehingga Anda harus bersiap untuk menyewa kendaraan atau membeli kendaraan pribadi. Transportasi yang sering digunakan di Bali adalah motor, sepeda, atau vespa. Pasalnya menggunakan kendaraan roda dua lebih memudahkan mobilitas saat bepergian di Bali. Alokasi biaya bensin per bulannya bila Anda cukup aktif menggunakan kendaraan sebesar Rp 150 – 200 ribu-an. Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Sedangkan untuk belanja bulanan tergantung pada gaya hidup Anda. Namun rata-rata yang bisa Anda keluarkan per bulannya berkisar antara Rp 1 juta – 3 juta per bulannya. Biaya ini sudah termasuk biaya kebutuhan sehari – hari, entertainment dan biaya lainnya. Itulah ulasan berapa kisaran biaya hidup di Bali mulai dari tempat tinggal hingga biaya sehari-harinya. Apabila Anda tertarik untuk tinggal di Bali, ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu semua biaya agar kehidupan Anda di Bali terasa nyaman. Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider. Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah

biaya hidup di bali untuk mahasiswa